Menanti Kesayangan

Standard

Hai Kesayangan,

Bagaimana kabarmu disana? aku harap kamu baik-baik saja.
Tidak mudah aku mendapatkanmu, butuh perjuangan aku mempertahankanmu, semoga semesta melindungi kita selalu.

Aku menantimu disini, jika Tuhan mengizinkan dan semoga saja Dia akan mengizinkan, kita akan bertemu, tiga bulan lagi. Kamu senang tidak akan bertemu aku?
Aku senang sekali..sangat senang..
Semoga saat kita bertemu nanti, aku dan kamu dalam kondisi sehat sempurna tidak kekurangan sesuatu apapun. Bagiku itu lebih dari cukup.

Tujuh bulan telah kita lewati bersama, susah senang tawa tangis telah kita lalui.
Maafkan aku yang tidak bisa mempertahankan belahan jiwamu yang lain, aku tidak tahu kalau kamu memiliki belahan jiwa yang lain. Iya aku telat mengetahuinya. Sekali lagi maafkan aku.

Tetapi, aku berjanji akan selalu menjagamu melebihi apapun karena aku terlanjur menyayangimu.
Walaupun aku belum bertemu dan bersentuhan denganmu tetapi aku sudah menyayangimu saat pertama kali melihatmu di layar hitam putih dan mendengar degup jantungmu.

Kamu tahu rasanya seperti apa? Jantungku pun berdegup kencang, aku masih tak percaya kalau telah ada makhluk yang sedang berjuang dan bergantung hidupnya padaku yaitu kamu.

Persiapkan dirimu ya untukĀ bertemu denganku hai kesayanganku. Tiga bulan bukanlah waktu yang lama. Sabar ya kamu.

Dari,
Ibumu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s