Quarter-Life-Crisis

Standard

Buekekekekekek..

Tiap orang pasti mengalami syndrome ini, cepat atau lambat..If You Know What I Mean..

Namanya juga alur kehidupan. Pas kuliah, ditanyain kapan lulus. Udah lulus, ditanyain kapan kerja. Udah kerja, ditanyain kapan kawin. Udah kawin, ditanyain kapan punya anak. Udah punya anak, ditanyain kapan nambah adiknya. Ga sekalian ditanyain kapan metong? #meh

Jadi begini, salah seorang teman saya, sebut saja Grahita alias Gelaph AKHIRNYA kena syndrome ini juga. Kenapa gue bilang AKHIRNYA? ya karena eh karena, gue sih sudah melewati masa-masa ini dari belum quarter, Hih!

Lucunya, pas dulu gue mengalami syndrome ini, pertanyaan terbanyak adalah kapan kawin. “Tempat sampah” gue ya si Gelaph ini, dan tuh anak dengan santainya menjawab “Udah Aminin aja, senyumin aja, lagian kan lo tinggal minta kawinin sama *teeetttt*”…Jadi ya, si pacar yang sudah jadi mantan berjanji 2 tahun lagi bakal melamar, mau ngumpulin pundi-pundi emas dulu, hih. Mamam noh janji. Hih! *curcol* eaaaa..

Tapiiiiiii, akhirnya saudara-saudaraaaaa…si Gelaph merasakan juga yang gue rasakan dahulu, dan gue dengan tenangnya bilang “Iyain aja, senyumin aja”. Buekekekekekek..Mangenak.

Biasanya yang insecure adalah orang terdekat, contoh kasus si Gelaph adalah nyokapnya. Kalau contoh kasus gue, yang rempong adalah keluarga besar nyokap, kalau nyokap dan bokap gue sih santai-santai aja, asal jangan keenakan bisa ngelakuin apapun sendirian.

Alasan masih “single” alias sendiri bisa jadi memang masih nyaman dan merasa bisa melakukan apapun sendirian, tanpa ada yang mengatur atau melarang. Tapi, namanya manusia, makhluk sosial, membutuhkan orang lain, untuk sekedar berbagi kebahagian, kesedihan dan melanjutkan keturunan. Tuhan juga sudah menciptakan makhluknya berpasang-pasangan, nah kalau pasangan sesama jenis, mungkin pas Tuhan lagi bagi-bagi pasangan, si Tuhan lagi ngelamun. Duh.

Jadi, kalau kalian sedang mengalami syndrome ini, ngga usah dimasukin ke dalam telinga, pentalin aja lagi, ntar lama-lama juga kebal sendiri dan jangan lupa senyum manis serta aminnya biar enteng jodoh. AMIN YA ALLAH…

So…

Jadi, kamu kapan kawin? 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s